Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi penjaga terbaik bagi ekosistem Kabupaten Lestari. Karena alam adalah bagian dari rumah kita.
Realitas yang Kita Hadapi
Banyak kabupaten di Indonesia berdiri menghadapi tantangan yang sama.

Kabupaten
rawan bencana
Kerentanan wilayah yang berdampak pada kondisi ekologis, sosial, dan ekonomi.

Kabupaten dengan
dominasi satu komoditas
Ketergantungan dengan komoditas monokultur yang membatasi pilihan.

Kabupaten
kaya hutan
Batasan mengelola hutan tanpa kompensasi sepadan untuk menumbuhkan perekonomian.
Kabupaten Lestari meyakini, kelestarian ekologis dan kesejahteraan ekonomi bisa berjalan beriringan, bukan dipertentangkan.
Nilai Menjadi Lestari
Nilai yang menggerakkan, menjadi dasar dalam membangun ekosistem Kabupaten Lestari.
Memprioritaskan pembangunan kapasitas di tingkat lokal dan mengangkat keberhasilan yang dicapai oleh kabupaten itu sendiri.
Ekonomi yang kuat tercipta dari ekologi yang sehat. Pembangunan yang merusak bukan memakmurkan, tapi menjadi “hutang” di masa depan.
Membangun sistem yang menjaga kepercayaan yang berakar pada tokoh penggerak lokal, agar bisa bertahan dan tumbuh menjadi lebih besar.
Gerakan ini terbuka bagi siapa pun yang ingin terlibat, dan setiap yang bergabung bukan datang sekadar menjadi peserta, tapi pemilik gerakan ini.

Lingkar Temu Kabupaten Lestari
LTKL adalah asosiasi kabupaten sebagai institusi yang hadir untuk menghubungkan berbagai pihak yang ingin bergerak bersama, membawa perubahan dan dampak untuk membangun kabupaten yang lestari. Seperti apa LTKL bekerja?
Menuju Kabupaten Lestari 2030
Bersama kabupaten anggota, masyarakat, dan para kolaborator lainnya, LTKL bergerak menuju visi bersama:

01
Menjaga 50% hutan dan gambut yang menjadi sumber kehidupan di kabupaten.

02
Meningkatnya 50% kesejahteraan keluarga yang hidup berdampingan di sekitar hutan dan gambut.

03
Menumbuhkan gerakan bersama yang melibatkan berbagai pihak dan dapat menjadi inspirasi serta diadaptasi oleh kabupaten lain di Indonesia.
Gerakan yang Terus Bertumbuh
Perjalanan dimulai, berpacu lebih cepat menuju Kabupaten Lestari yang berkelanjutan.
01
Mencari cara
(2018-2020)
Beberapa kabupaten mulai berkumpul, fondasi kolaborasi dibangun, dan arah gerakan mulai terbentuk.
02
Menguji cara
(2021-2022)
Berbagai model pembangunan mulai diuji. Mengumpulkan pelajaran yang membuat gerakan semakin kuat.
03
Pembuktian cara
(2023-sekarang)
Gerakan berdampak direplikasi dan diadaptasi, membuktikan ekonomi dan kelestarian dapat bertumbuh beriringan.
04
Cara yang berkelanjutan
(sekarang-seterusnya)
Fondasi telah terbentuk, Kabupaten Lestari terus bergerak memberi dampak ke alam dan masyarakat secara berkelanjutan.