Informasi Dasar dan Kondisi Umum

Visi Kabupaten

Sanggau Maju dan Terdepan

Kabupaten Sanggau terletak di tengah-tengah Provinsi Kalimantan Barat yang strategis menghubungkan 5 kabupaten lainnya. Di sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Ketapang; di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Sekadau; dan di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Landak, Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak. Kabupaten Sanggau di sebelah Utara berbatasan dengan Serawak, Malaysia. Dalam bola dunia, Kabupaten Sanggau berada pada posisi geografis pada 10 10′ LU – 0006′ LS dan 109008’BT -111003 BT.

Sanggau adalah nama ibu kota Kabupaten, secara administratif mengayomi 15 Kecamatan, 6 Kelurahan, 163 Desa dan 844 Dusun yang terbentang pada luas wilayah 12.857,70 km2 memiliki
Visi: “Sanggau Maju dan Terdepan”

Kabupaten Sanggau masuk dalam Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Sanggau (sekarang disebut KAPET Khatulistiwa) yang wilayahnya meliputi: Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Sanggau, Kuala Behe-Pontianak dan Kota Singkawang. Pada umumnya Kabupaten Sanggau merupakan daerah dataran tinggi berbukit dan berawa-rawa yang dialiri beberapa sungai diantaranya Sungai Sekayam, Sungai Kapuas, Sungai Mengkiang dan Sungai Tayan. Hutan dan kekayaan hayati di kabupaten Sanggau sangat erat berhubungan dengan budaya lokal, dimana seperti pada umumnya suku dayak di Kalbar memiliki kearifan lokal dalam mengelola tembawang, kebun agroforestry yang menjadi ekosistem unik, mempertahankan keanekaragaman hayati, mengandung nilai ekonomi dan konservasi. Masyarakat adat di Desa Tae misalnya mengenal lebih dari 90 jenis tumbuhan kayu, 100 tumbuhan non kayu (bambu, rotan, pandan dll), tanaman, 40 jenis tanaman ladang termasuk puluhan hewan. Ekonomi Sanggau ditopang oleh sektor primer pertanian, perkebunan dan pertambangan yang memungkinkan pendapatan daerah pada 2012 mencapai Rp. 43,6 Milyar. Pada tahun 2012, sektor pertanian tumbuh sebesar 6,72%. Sementara itu sektor pertambangan dan penggalian nilai juga merangkak pertumbuhannya sebesar 9,24%, dari tahun sebelumnya sebesar 7,57%. Sektor lainnya seperti perdagangan, hotel dan restoran memberikan kontribusi 18,98% terhadap PDRB Kabupaten Sanggau. Total kontribusi dari sektor pertumbuhan itu pada PDBR 2012 adalah Rp. 6.342.799,91

Laju inflasi tercatat mengalami inflasi harga produsen sebesar 4,30%. Inflasi tertinggi terjadi pada sektor jasa sebesar 12,10%, diikuti oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 6,01% dan sektor listrik, gas dan air minum sebesar 5,40% sedangkan sektor yang mengalami inflasi paling rendah yaitu sektor industri pengolahan sebesar 3,79% kemudian pertanian sebesar 2,00%.