Informasi Dasar dan Kondisi Umum

Visi Kabupaten

Kabupaten yang beriman dan bertakwa menuju Labuhanbatu Utara yang sejahtera

Kabupaten Labuhanbatu Utara (LABURA) sebagai salah satu kabupaten yang berada kawasan Pantai Timur Provinsi Sumatera Utara yang terletak 99.25.00o – 100.05.00o Bujur Timur dan 01o58’00’’ – 02o50’00’’ Lintang Utara dengan ketinggian 0 – 2.151 meter di atas permukaan laut. Kabupaten ini dimekarkan dari Kabupaten Labuhanbatu sesuai UU23/2008 pada 21 Juli 2008, dan ditetapkan ibokota kabupaten Labuhanbatu Utara adalah Aek Kanopan. Kabupaten ini memiliki wilayah seluas 354.580 ha dengan batas-batas sebagai berikut sebelah Utara dengan Kabupaten Asahan dan Selat Malaka; sebelah Selatan dengan Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Padang Lawas Utara; sebelah Barat dengan Kabupaten Tapanuli Utara; dan Kabupaten Toba Samosir; dan sebelah Timur dengan Kabupaten Labuhanbatu. Secara administratif Kab LABURA membawahi 8 Kecamatan, 8 Kelurahan dan 82 desa.

Kekayaan dan keindahan alam Kabupaten LABURA ini cukup dikenal dengan situs air terjun, goa dan sungai yang jernih. Hutan lindung di kawasan labura, padang lawasa utara dan labuhan batu selatan merupakan home range harimau sumatra dan golder cat yang diperkirakan tinggal 50 ekor di dunia.

Ditemukan juga 63 jenis burung, 13 diantaranya jenis langka, beruang madu, kodok, dlsb. Di hutan Hatapang bahkan menjadi habitat Burung rangkong badak yang masuk red list CITES.

Perekonomian Kabupaten Labuhan Batu Utara ditopang oleh 3 besar sektor PDRB atas dasar harga berlaku pertanian, kehutanan, perikanan 6.848,26 (35,35%); industri pengolahan 5.605,20 (28,93%); dan industri perdagangan 3.225,53 (16,65%). Pada 2017 Pendapatan Asli Daerah (PAD) asli Kabupaten LABURA sebesar Rp. 52,7 milyar berdasarkan LKPJ kepada Pemerintah.

Indek Gini 2016: 0,2549 berdasarkan penilaian provinsi Sumut